
Seolah-olah stiker tersebut ingin menyuarakan:
Orang Islam=Solat Menghadap Kiblat=Pilih Partai PPP.
Atau, Kalo Pilih PPP=Solatnya Menghadap Kiblat=Orang Islam.
Gw agak-agak nggak sepakat kalo agama digunakan sebagai kendaraan partai politik atau kepentingan tertentu, terutama lagi dilakukan dengan cara-cara promosi tidak elegan. Realitasnya, apa yang telah dilakukan PPP selama ini? Apakah mereka benar-benar mewakili orang Islam dan memperjuangkannya dengan sebenar-benarnya? Lalu, apa yang terjadi dengan anggotanya yang terlibat korupsi? Lalu apa jadinya konser dangdut dengan goyangan aduhai dalam kampanye-kampanye yang dilakukannya? Lalu apa jadinya dunia? Halah-halah....
Seolah-olah hari-hari menjelang Pemilu 2009 ini makin banyak saja cara untuk menunggangi suatu hal untuk mendulang suara, entah itu atas nama agama, rakyat miskin, demokrasi, kaum muda, anti korupsi, dan janji-janji surga lainnya. Semua layaknya hal yang saling intim dalam apa yang dijanjikan oleh partai-partai politik yang ada. Namun apa jadinya setelah Pemilu selesai? Toh semuanya seperti saling steril dan berjalan semaunya saja....
Come on, sudah cukuplah partai Islam ini yang sudah banyak ditinggalkan pemilihnya dengan pecah menjadi partai-partai lain dan hanya berharap dari "sisa" pemilih tradisionalnya....